Minggu, 07 November 2010

Sate di tepi pantai

Mau di mana pun tempatnya, masakan Sunda selalu menjanjikan rasa yang khas. Seperti rasa Sate maranggi yang dihasilkan rumah makan Saung Kuring di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara.

Menikmati suasana pantai menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan stres. Demi mendapatkan suasana rileks, tak ada salahnya kita juga mencicipi hidangan asal Tanah Pasundan yang bernama sate maranggi. Berbeda dengan Sate yang banyak dijual di Jakarta dan berasal dari Madura, Sate maranggi bisa dikatakan makanan khas Purwakarta, Jawa Barat.

Namun, beberapa orang ada pula yang berpendapat bahwa Sate maranggi berasal dari Cianjur atau sekitar kawasan Cipanas. Aroma wangi dari bakaran Sate maranggi tercium saat Seputar Indonesia (SI) memasuki rumah makan Sunda berlabel Saung Kuring, yang berlokasi di Pantai Indah Ancol.

Rumah makan yang berdiri sejak dua tahun lalu ini, tepatnya pada Januari 2007,menurut pemiliknya, Ade Norman, memang menjadikan Sate maranggi sebagai salah satu menu andalan.

"Bagi para pencinta masakan Sunda, terutama Sate maranggi, tidak usah jauh-jauh pergi ke Cianjur, karena di Ancol pun tersedia Sate maranggi dengan rasa yang tidak kalah enak," ujarnya.

Ade menambahkan, walau umumnya Sate maranggi terbuat dari daging kambing ataupun sapi, khusus di Saung Kuring, bahan baku utama yang dipakai adalah daging sapi.

Perbedaan Sate maranggi dengan jenis Sate lainnya terletak pada bumbu yang terbuat dari kecap serta memiliki cita rasa campuran antara manis, asam, dan pedas. Perpaduan rasa tersebut sangat terasa menyentuh lidah saat SI menikmati Sate maranggi. Rasa manis ditimbulkan dari kecap, asam dari cuka lahang (cuka yang terbuat dari tebu), dan pedas yang berasal dari cabai hijau. .(Koran SI/Koran SI/nsa - okefood)

Lihat juga :
Hanamasa
Burger King

Tidak ada komentar:

Posting Komentar